Berbaliklah

 Yeremia 26:3 (TB)  Mungkin mereka mau mendengarkan dan masing-masing mau berbalik dari tingkah langkahnya yang jahat, sehingga Aku menyesal akan malapetaka yang Kurancangkan itu terhadap mereka oleh karena perbuatan-perbuatan mereka yang jahat.

Shalom, Saudaraku... Kami umat-Mu rendahkan diri, sujud dan berdoa, mencari wajah-Mu, berpaling dari jalan kami yg jahat.. Hari ini kita akan belajar berbalik kepada Tuhan.

Saudaraku, setiap hukuman dirancang untuk mengganjar orang-orang jahat yg mengeraskan hati untuk menolak peringatan dan ketetapan Tuhan. Orang jahat tidak akan dibiarkan aman sepanjang hidupnya. Cepat atau lambat, pasti hukuman Allah akan menimpa orang itu. Namun, saya kagum sekali dengan perbuatan Allah. Jauh di dalam lubuk hati-Nya, Allah ingin agar kita bertobat dan berbalik dari jalan kita yg jahat. Dia tidak mau menghukum kita. Dia mau kita bertobat. Dia mau kita berbalik dari langkah kita yg jahat. Itu yg Dia mau. Dia tidak mau kita binasa oleh karena dosa. Tuhan seringkali buka ruang pertobatan, berikan kesempatan berulang kali, lagi dan lagi. Tuhan itu panjang sabar dan berlimpah kasih setia. Sekalipun kita jahat, ruang pengampunan selalu terbuka bagi kita yg mau bertobat.

Saudaraku, bukan Allah yg ingin kita binasa tapi manusialah yang memilih jalan menuju kebinasaan. Manusia hanya ingin jalur yg sementara, yg kelihatan, yg nikmatnya hanya sesaat. Kita terjebak, terjerat dan sulit untuk keluar. Orang jahat bisa saja bertobat dan masuk dalam jalan kebenaran tapi dia akan bayar harga yg mahal. Sekalipun harus bayar harga yg mahal, itu lebih baik daripada binasa oleh karena murka Allah yg menyala-nyala. Bayar harga yg dimaksud ialah berani dikucilkan oleh kumpulan orang jahat, berani menderita sebagaimana Paulus yg dulunya penganiaya orang Kristen kini ia dianiaya oleh orang Yahudi yg benci pada kekristenan. Ya, harga itu harus dibayar. Ikut Yesus perlu pikul salib. Alangkah lebih berbahagia lagi jika kita menyadari perbuatan dosa kita sejak sekarang daripada harus nunggu jatuh lebih dalam. Jangan sampai kita terjerembab, jatuh kesakitan, baru sadar dan tobat. Jangan. Mending dari sekarang karena bertobat itu keputusan paling tepat untuk move on (beranjak) dari dosa. Hukuman yg awalnya ingin ditimpakan kepada kita akan berganti jadi anugerah yg menyelamatkan kita. Saya nda tau dosa yg sedang mengikat kita saat ini apa saja, mari mulai terbuka di hadapan Tuhan. Minta Tuhan selidiki hati kita. Akui dan minta pengampunan dari Tuhan Yesus dan mohon pertolongan Roh Kudus membimbing kita di lembaran yg baru.

Saudaraku, kalau kita masih berkeras untuk menyayangi dosa, maka malapetaka yg sudah disediakan bagi kita pasti menimpa. Hukuman Tuhan akan dieksekusi. Kalau di perusahaan, ada SP 1, 2 dan 3. Kalau kita lakukan pelanggaran, kita akan dikasih surat peringatan. Kalau kita masih mengabaikan peringatan itu, kita masih melanggar aturan, kita akan dipecat secara tidak hormat, dikeluarkan dari kantor. Saudaraku, Tuhan itu baik banget. Surat peringatan Tuhan ga cuma 3 kali, tapi berkali-kali, lebih dari 10, lebih dari 20 kali. Udah banyak banget. Kenapa? Karena kita punya hati nurani. Dalam hidup kita ada unsur yg namanya roh. Roh inilah yg mengingatkan kita terus menerus untuk insyaf dari dosa, untuk kembali ke jalan yg benar dan untuk melekat dengan Tuhan. Mari responi tuntunan Roh Kudus dengan serius. Mari kita jalani hidup ini dengan teratur dalam pimpinan Roh Allah. Sungguh, marilah hidup dalam bimbingan Tuhan!

Puji Tuhan, hari ini kita sudah belajar
✓ Ruang pengampunan selalu terbuka bagi setiap orang yg mau bertobat.
✓ Jangan nunggu jatuh terjerembab baru mau bertobat. Bertobatlah sekarang!
✓ Roh Kudus mengingatkan kita berkali-kali lewat hati nurani
Tuhan Yesus menyayangi kita. Amin! πŸŒΈπŸ˜‡❤

Kutipan
Tuhan tidak ingin menghukum kita. Tuhan ingin kita bertobat dan berbalik kepada-Nya

02-05-2021
RP

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BERKAT YUSUF PART 4 (TERAKHIR)

PEMELIHARAAN TUHAN TIDAK PERNAH GAGAL πŸ‘£πŸž✨

BANYAK PENASIHAT