Kasih Bagaikan Daging Burger

 1 Korintus 13:2 (TB)  Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna.

Shalom, Saudaraku... Kasih Yesus manis dan indah, oh oh oh sungguh indah!

Saudaraku, pernah makan burger? Wuihh, enak ya.. Burger itu secara garis besar dibagi menjadi 3 posisi, yaitu bagian atas, tengah dan bawah. Bagian atas itu roti, bagian tengah itu daging dan bagian bawah roti lagi. Nah, dari 3 bagian itu, mana yang paling maknyus, paling wenak, paling manteb? Tentu yg tengah, bagian daging itulah yg paling penting untuk kita lahap. Nah, kita bisa menemukan struktur yg indah loh di 1 Korintus pasal 12, 13 dan 14. 3 pasal ini bicara tentang karunia. Pasal 12 bicarakan tentang karunia hikmat, pengetahuan, iman, menyembuhkan dan lain sebagainya. Inilah roti bagian atas. Pasal 14 bicarakan karunia bernubuat, berkata-kata dalam bahasa roh serta menafsirkan bahasa roh. Inilah roti bagian bawah. Bagian dagingnya ygh mana? Ternyata ada di tengah, yaitu di pasal 13. Pasal 13 itu bicara soal KASIH. Kasih adalah yang paling besar, yang paling utama dan paling penting dari semua karunia yg ada. Tanpa kasih, ga ada gunanya punya 7 buah karunia. Kasih itulah dagingnya. Pasal 13 itulah dagingnya. Makan burger tanpa daging di bagian tengahnya sangat tidak cocok, tidak pas dan tidak nikmat. Demikian juga punya karunia menyembuhkan, bernubuat bahkan menafsirkan bahasa roh tapi ga punya kasih, itu percuma.

Saudaraku, kalau saya punya kesempatan terakhir untuk berkhotbah, saya tidak akan sampaikan tema tentang akhir zaman atau mengalami mukjizat atau berdoa atau topik lainnya. Saya ingin sampaikan topik tentang kasih. Ya, ini tema yg ingin saya sampaikan. Kenapa? Karena kasih itu hukum yg terutama dan utama, karena kasih itu tidak berkesudahan dan karena kasih itu adalah Allah. Kasih merupakan bagian paling berguna yg perlu kita hidupi dan ajarkan. Topik tentang kasih terus dikumandangkan di seluruh isi Alkitab. Kasih menjadi bagian yang tidak dapat tergantikan oleh apapun. Bahkan setelah Paulus menjelaskan berbagai macam karunia di pasal 12, di akhir pasal tersebut, dia ingin memperkenalkan karunia yg lebih utama lagi yg harus kita miliki dan hidupi. Perhatikan kalimat peralihannya -> *1 Korintus 12:31 (TB)  Jadi berusahalah untuk memperoleh karunia-karunia yang paling utama. Dan aku menunjukkan kepadamu jalan yang lebih utama lagi.*

Saudaraku, semua agama mengajarkan kasih. Kasih itu begitu universal dan dikenal secara umum. Lalu, adakah perbedaan antara kasih Kristen dengan yg lainnya? Harus ada. Kasih kita haruslah menuntun orang pada keselamatan. Ini dia... Akan sangat sayang sekali kalau kita beritakan banyak uang, materi dan harta tapi mereka ga dibawa untuk mengenal Tuhan. Uang, materi dan harta bisa hilang dan sifatnya tidak kekal. Petrus pun mengatakan emas dan perak tidak ku miliki, tetapi hanya Yesus yg ia miliki. Petrus mengasihi orang yg lumpuh di Gerbang Indah itu dan kasihnya itu menuntun orang lumpuh ini kepada Tuhan Yesus. Inilah kualitas kasih yg mulia, yaitu ketika kasih kita berdampak bagi orang lain dan membawa orang tersebut kepada Tuhan Yesus untuk menerima keselamatan kekal.

Puji Tuhan, hari ini kita sudah belajar
✓ Kasih adalah "daging di dalam burger", yang merupakan bagian paling penting dan paling utama.
✓ Kasih itu aspek yang paling besar dan tidak tergantikan oleh apapun
✓ Kasih orang Kristen perlu dinyatakan dengan tulus sehingga dapat membawa orang mengenal Kristus.
Tuhan Yesus menjamah kita. Amin! ❤️😇🙂

Kutipan
Tak ada gunanya aku mempunyai 10 karunia jika aku tidak memiliki kasih.

04-07-2021
RP

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BERKAT YUSUF PART 4 (TERAKHIR)

PEMELIHARAAN TUHAN TIDAK PERNAH GAGAL 👣🍞✨

BANYAK PENASIHAT