Dukacita yang Menuntun Pada Pertobatan

 2 Korintus 7:10 (TB)  Sebab dukacita menurut kehendak Allah menghasilkan pertobatan yang membawa keselamatan dan yang tidak akan disesalkan, tetapi dukacita yang dari dunia ini menghasilkan kematian.

Shalom, Saudaraku..  Di muka Tuhan Yesus betapa hina diriku, ku bawa dosa-dosaku di muka Tuhan Yesus...

Saudaraku, ada satu jenis dukacita yang dikehendaki Allah, yaitu dukacita karena kita jatuh dalam dosa. Ketika kita terperangkap jerat Iblis, jangan pernah merasa senang, jangan pernah merasa bangga. Di saat itulah harusnya kita berdukacita. Ingat, konsekuensi dosa itu parah, buruk dan berbahaya, yaitu kematian rohani. Dosa membuat hubungan kita dengan Allah jadi terputus. Sungguh parah dan fatal akibatnya. Kondisi ini harusnya menyadarkan kita untuk berdukacita karena kita telah jatuh ke dalam dosa. Merataplah karena alasan yg jelas, yaitu karena kejatuhan kita dalam dosa. Jangan pernah merasa biasa aja kalau jatuh dalam dosa. Jangan... Sebaliknya, berdukacitalah..

Saudaraku, janji firman Tuhan ialah "berbahagialah mereka yang berdukacita sebab mereka akan dihibur." Janji ini bukan ngomongin dukacita karena ada orang meninggal atau orang sakit atau sedang alami kesulitan ekonomi. Bukan, bukan itu. Jelas, yang dimaksud ialah dukacita karena jatuh dalam dosa. Dukacita jenis ini akan menuntun kita pada penyesalan akan dosa dan dengan rendah hati kita akan minta ampun dosa kepada Allah. Dukacita jenis ini akan menuntun kita pada pertobatan. Yes, kita perlu alami ini. Jangan sampai kita cuek sama keadaan kita yg penuh dosa. Sadarilah bahwa kita itu manusia celaka yg sudah siap untuk disiksa dengan api neraka siang dan malam. Itu merupakan hukuman yg sangat pantas untuk orang berdosa seperti kita. Namun Allah itu baik dan penuh kasih karunia. Dia mau menghibur kita dengan keselamatan yg Dia berikan bagi orang-orang yg berdukacita karena dosa dan mempercayai Dia sebagai Tuhan dan Juruselamat. Keselamatan akan sampai pada orang-orang yg demikian sehingga mereka sungguh alami penghiburan

Saudaraku, tadi kita udah bahas tentang dukacita yg dikehendaki Allah. Nah, ada juga dukacita yg asalnya dari dunia ini. Dukacita yg berasal dari dunia tidak mendatangkan keselamatan tetapi justru kematian. Dukacita yg berasal dari dunia disebabkan karena banyak hal yg bersifat duniawi. Biasanya manusia berdukacita karena apa? Karena ga punya duit, ada orang meninggal, dipecat dan lain sebagainya. Karena alami kejadian itu, bisa saja kita berdukacita, tapi jangan mau larut dalam dukacita yg berkepanjangan sebab kalau alasan kita berdukacita ialah karena perkara duniawi, maka itu ga akan menuntun kita pada pertobatan justru akan membawa kita pada kematian. Contoh ya, kalau kita terus-terusan berdukacita karena meninggalnya anggota keluarga yg sudah percaya kepada Tuhan Yesus. Nah ini dukacitan yg aneh. Alkitab udah dengan jelas menyatakan bahwa berharga orang yg meninggal di dalam Tuhan. Kemudian ada juga pernyataan bahwa barangsiapa percaya kepada Kristus ia akan beroleh hidup yg kekal. Nah, kematian jasmani itu menjadi akses bagi orang percaya untuk alami kehidupan kekal bersama dengan Tuhan Yesus. Jadi, kenapa harus berdukacita berlarut-larut? Itu dukacita yg keliru, yg ga baik dan ga berpengharapan. Mari pelihara dukacita yg dikehendaki Allah bukan dukacita yg berasal dari dunia.

Puji Tuhan, hari ini kita sudah belajar
☆ Berdukacitalah ketika kita jatuh dalam dosa
☆ Berdukacita karena dosa akan menuntun kita pada pertobatan
☆ Jangan pelihara dukacita yg berasal dari dunia
Tuhan Yesus menolong kita. Amin 😇☀️❤️

Kutipan
Dukacita karena dosa akan menuntun kita pada pertobatan

03-03-2022
RP

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BERKAT YUSUF PART 4 (TERAKHIR)

PEMELIHARAAN TUHAN TIDAK PERNAH GAGAL 👣🍞✨

BANYAK PENASIHAT