Lebih Taat Kepada Manusia

 Daniel 3:18 (TB)  tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu."

Shalom, Saudaraku... Bapa sorgawi ajarku mengerti, betapa dalamnya kasih-Mu...

Saudaraku, tunduk itu sikap hati tapi kalau taat itu tindakan. Tunduk itu wajib tapi taat itu relatif. Maksudnya relatif, kita bisa taat, bisa juga engga, tergantung situasi dan kondisi. Sedangkan wajib itu dalam kondisi apapun kita harus tetap melakukannya. Mari kita gali pengertian ini ya... Dalam segala hal, kita perlu miliki hati yg tunduk tapi perlu memilah mana hal yg perlu ditaati. Saat itu Sadrakh, Mesakh dan Abednego diperintahkan untuk memuja patung Nebukadnezar. Apakah mereka taat? Tidak... Mereka tidak taat pada perintah raja. Mereka tidak mau menyembah patung itu. Tapi dari kisah ini, kita tahu bahwa hati mereka tunduk. Mereka tidak taat untuk menyembah patung raja karena mereka tahu bahwa itu salah, itu penyembahan berhala. Namun mereka mau tunduk terhadap keputusan raja untuk menghukum orang yg tidak memuja patung itu. Perhatikan, tunduk itu wajib tapi taat itu relatif. Cuma Allah yang harus kita taati tanpa batas sedangkan manusia itu terbatas. Kita ga boleh taat kepada semua orang tapi kita harus tunduk pada pemerintah yg ada. Akhirnya 3 orang ini menerima hukuman karena tidak memuja patung namun Allah tunjukkan kemuliaan-Nya di perapian yg menyala itu. Inilah penyertaan yg akan dialami oleh orang-orang yg tunduk dan taat kepada Allah dan berani tidak menaati keputusan raja karena perintahnya yg ngaco.

Saudaraku, contoh lainnya ada pada bidan yg ada di Mesir saat Musa lahir. Waktu itu orang Israel berkembang biak begitu banyak sehingga orang Mesir takut kalau jumlah mereka akan mengalahkan orang Mesir. Akhirnya ada keputusan untuk membunuh setiap bayi laki-laki. Namun bidan yg bertugas saat itu tidak mau mengikuti perintah raja. Mereka tidak taat terhadap perintah raja. Mereka takut kepada Allah. Mereka tidak taat kepada keputusan raja karena mereka tidak takut kepada raja tapi mereka takut kepada Allah sehingga mereka lebih memilih taat kepada Allah. Bayi-bayi yg lahir pun selamat dan tidak dibunuh. Ini luar biasa... Seringkali kita takut sama perintah yg salah dari atasan. Kita seringkali lebih takut sama manusia dari pada sama Tuhan. Kita perlu minta ampun sama Tuhan. Kita perlu bertobat. Kita perlu akui ini di hadapan Tuhan.

Saudaraku, contoh lainnya ada pada Petrus dan Yohanes. Mereka adalah pemberita Injil yg rohnya menyala-nyala. Meski menyala-nyala, tidak semua berjalan mulus. Banyak orang Yahudi ga suka sama mereka. Petrus dan Yohanes pun mendapat teguran dan larangan untuk memberitakan tentang siapa Yesus. Lalu, apakah mereka berhenti? Kaga.... Mereka memilih untuk lebih taat kepada Allah daripada manusia. Mereka ga bisa diam dan tutup mulut. Kabar sukacita ini harus diberitakan. Inilah ketaatan kepada Allah tapi tidak kepada manusia. Meski begitu mereka tetap tunduk. Mereka bersedia dihukum oleh karena tidak menaati perintah Mahkamah Agama untuk berhenti beritakan tentang Yesus. Saudaraku, di lingkungan kita sendiri, apakah ada larangan untuk beritakan siapa Yesus? Aman aman aja kan? Ga seekstrem dulu kan? Ini jadi kesempatan buat kita untuk beritakan Injil. Kalau pun dianiaya, ditolak atau dikucilkan, itu menjadi kesempatan bagi kita untuk menderita bersama Kristus. Mari kita taat kepada Allah dengan beritakan Injil dan siap tanggung resikonya. Gpp, Tuhan pasti sertai.

Puji Tuhan, hari ini kita sudah belajar
☆ Tunduk itu wajib tapi taat itu relatif. Tunduk itu sikap hati tapi taat itu tindakan
☆ Kita seringkali lebih takut kepada manusia daripada kepada Tuhan
☆ Tetaplah beritakan Injil sebagai wujud tunduk dan taat kita kepada Allah
Tuhan Yesus mengasihi kita. Amin 😃🌟☀️

Kutipan
Taatlah kepada Allah tanpa batas tapi batasi ketaatan kita kepada manusia

03-08-2022
RP

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BERKAT YUSUF PART 4 (TERAKHIR)

PEMELIHARAAN TUHAN TIDAK PERNAH GAGAL 👣🍞✨

BANYAK PENASIHAT