Serahkan Penghakiman Kepada Tuhan

 Bilangan 16:2 (TB)  untuk memberontak melawan Musa, beserta dua ratus lima puluh orang Israel, pemimpin-pemimpin umat itu, yaitu orang-orang yang dipilih oleh rapat, semuanya orang-orang yang kenamaan.

Shalom, Saudaraku... Terima kasih Yesusku, buat anugerah yang Kau beri.

Saudaraku, waktu itu ada pemberontakan dari Korah, Datan, Abiram dan 250 pemimpin umat. Perhatikan, pemberontakan bisa bersumber dari pemimpin umat. Pemimpin umat yg tidak tunduk kepada Allah tapi tunduk pada hawa nafsunya sendiri akan memberontak pada pemimpin di atasnya. Ingat, di atas pemimpin masih ada pemimpin. Di kantor saya, manajer itu pemimpin yg membawahi para teknisi pesawat. Kalau di tim saya, satu orang manajer membawahi sekitar 14 orang. Nah, tapi di atas manajer ada pemimpin lagi, yaitu senior manajer. Kemudian kalau mau naik lagi ada vice president kemudian ada direktur unit dan direktur utama. Nah, kalau mau dibilang, Musa ini ada di posisi puncak, yaitu direktur utama. Dialah yang dipilih Tuhan untuk menjadi pemimpin di atas pemimpin umat atau pemimpin kaum atau pemimpin lainnya. Nah, pemimpin di bawah Musa ini pada berontak, protes dengan keadaan. Mereka jadi pemimpin yg tidak baik. Mereka jadi contoh dan teladan yg buruk bagi anggota kelompoknya. Kita tidak boleh jadi pemimpin yg berontak terhadap atasan oleh karena hawa nafsu kita yg liar dan buruk.

Saudaraku, apa respons Musa ketika para pemimpin ini memberontak? Dia sujud (Bil 16:4)... Ini merupakan sikap tubuh yg menyatakan kerendahan hati. Ini sungguh indah dan luar biasa. Ketika kita diprotes atau ditentang, kita harus belajar sujud. Kita tidak boleh menyatakan emosi negatif kepada orang yg berontak. Kejahatan nda boleh dikalahkan lagi oleh kejahatan. Cuma kebaikan yang bisa mengalahkan kejahatan. Itu sebabnya kita perlu sujud kepada Sumber Kebaikan, kepada Tuhan Yesus. Jangan biarkan emosi kita meledak karena adanya pemberontakan. Kalau gitu, kita bakalan jadi alatnya Iblis. Kita harus jadi perwakilan Allah yg sujud, yg memohon belas kasih Tuhan, yg minta pertolongan dari Tuhan. Jangan sendirian, jangan merasa kuat. Andalkan Tuhan dengan bersujud. Yakinlah bahwa lutut yg bertelut akan menyatakan kemuliaan Allah.

Saudaraku, Musa juga mengadili suatu perkara dengan menyerahkan keputusannya kepada Tuhan. Ketika Musa dilawan, dia tidak membenarkan diri. Dia justru kasih ruang penghakiman kepada Allah, biar Dia yang atur dan tentukan semuanya. Jangan kita membela diri. Kalau kita benar dan seturut dengan kehendak-Nya, maka Tuhan sendiri yg akan membela kita. Kita harus percayakan ruang pengadilan kepada Allah. Di antara manusia, hukum seringkali menjadi tumpul tapi di dalam Allah penghakiman akan berlangsung dengan adil dan tepat. Menyerahkan penghakiman kepada Tuhan merupakan bentuk kasih kita kepada orang yg berontak. Itu memberi kesan agar pemberontak ini mau bertobat dan minta ampun dosa di hadapan Tuhan. Mereka yg benar-benar pernah lahir baru akan merasakan bahwa keputusan pribadi seringkali salah dan keliru tapi di dalam Allah, tidak ada bayang-bayang keburukan atau kerusakan. Semua yg ada di dalam Allah itu benar, makanya kita harus percaya kepada Dia yg baik, benar dan mulia. Kita harus yakin bahwa Tuhan akan bertindak mendatangkan kebaikan bagi setiap orang yg mau mengaku dosa dan menyesalinya. Ketika kita memberontak dan orang lain bilang bahwa biarlah pengadilan berjalan sesuai dengan kehendak-Nya, maka itu adalah bentuk kasih orang itu. Dia pengen kita bertobat, berbalik dan berharap hanya kepada Tuhan. Orang yg berontak juga dikasih waktu kok untuk berubah dan menjadi percaya. Karena itu, mari kita percayakan seluruh penghakkman kepada Allah. Dia akan tolong dan topang kita. ❤️🤍😇

Puji Tuhan, hari ini kita sudah belajar
☆ Jangan jadi pemimpin yg suka berontak
☆ Sujudlah kepada Sang Sumber Kebaikan ketika kita ditentang dan dilawan
☆ Ada ruang untuk bertobat ketika penghakiman diserahkan kepada Allah
Tuhan Yesus mengasihi kita. Amin 🥰😃😇

Kutipan
Serahkan semua penghakiman kepada Allah dan nda usah membela diri

07-08-2022
RP

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BERKAT YUSUF PART 4 (TERAKHIR)

PEMELIHARAAN TUHAN TIDAK PERNAH GAGAL 👣🍞✨

BANYAK PENASIHAT