Cinta yang Mempertemukan
Rut 2:10 (TB) Lalu sujudlah Rut menyembah dengan mukanya sampai ke tanah dan berkata kepadanya: "Mengapakah aku mendapat belas kasihan dari padamu, sehingga tuan memperhatikan aku, padahal aku ini seorang asing?"
Shalom, Saudaraku... Piye kabare? Semoga baik-baik saja yaaaa... Markinung, mari kita merenung...
Saudaraku, kisah Rut dan Boas adalah gambaran cinta yang indah, tulus dan mempesona. Ini keren banget. Beberapa kali saya baca kitab Rut, wajah saya berseri-seri, senyum-senyum sendiri, merasa terpesona dengan cara kerja Tuhan. Haleluya... Rut ini sosok yang baik banget. Dia sayang sama mertua. Saya yakin, dia pun sayang banget sama suaminya. Rut ini orang Moab. Dulu dia penyembah berhala, ya namanya juga orang Moab. Tapi setelah menikah dengan Mahlon, nampaknya Rut mulai mengenal Allah Israel, Allah sejati. Setelah suaminya mati, Rut menjadi janda. Ia disarankan oleh mertuanya untuk kembali ke rumah ibunya. Tapi Rut ga mau, Rut setia sama mertuanya. Bahkan Rut berkata kepada sang mertua: "Bangsamulah bangsaku dan Allahmulah Allahku." Ini pernyataan iman yg dahsyat. Saya merenungkan, bukan karena Rut ga sayang sama ibu kandungnya tapi karena Rut tahu panggilan hidupnya ialah untuk Allah Israel bukan untuk berhala. Saya jadi inget sama pernyataan Tuhan Yesus: "Barangsiapa tidak meninggalkan ayahnya dan ibunya, ia tidak layak mengikut Aku." Ini dalem banget, super dalem. Ini berarti, kita harus utamakan Tuhan lebih dari apapun dan siapapun, bahkan melebihi ibu yg melahirkan kita. Sekali lagi saya garis bawahi, bukan berarti Rut ga sayang sama ibu kandungnya sendiri tapi dia lebih mengasihi Allah yang sejati. Deklarasi iman kita pun haruslah demikian. Kita harus mengasihi Allah lebih dari apapun sehingga ketika diperhadapkan dengan pilihan, kita rela tinggalkan orang tua, pekerjaan, pasangan atau apapun yg menghalangi iman kita sehingga kita bisa mengikut Yesus.
Saudaraku, singkat cerita, Rut kerja di ladangnya Boas. Boas ini kaum Elimelekh, jadi masih sodaraan dengan Naomi yg merupakan mertua dari Rut. Dalam tradisi Israel zaman dulu, kalau seorang wanita kehilangan suaminya, maka pria dari kaum suaminya bisa menebus janda itu. Nah, saat Rut kerja di ladangnya Boas, Rut tuh kerjanya rajin banget, bagus banget dan unggul banget. Liat, wanita unggul itu bukan ditentukan oleh paras atau fisiknya melainkan dari karakter, kerajinan dan kesungguhannya dalam bekerja. Rut jelas banget mencerminkan wanita unggul. Selain rajin, dia pun rendah hati sekali. Dia sujud menyembah ke tanah di hadapan Boas dan menanyakan kenapa dia dapet belas kasihan dari Boas. Wawwwww, ini karakter yang sangat langka, yaitu kerendahan hati. Banyak dari kita gengsi untuk rendah hati, untuk tidak menunjukkan siapa diri kita. Kecenderungan manusia ialah sombong. Tapi Rut justru sujud dan merasa tidak layak dapat belas kasihan dari Boas. Sungguh karakter ini yg kita perlukan. Kita harus rendah hati. Kita harus sadar diri. Kita ga boleh sombong kalau kita rajin atau kerjanya bagus. Rut itu udah karakternya bagus, kerjanya rajin, terus dia ga menunjukkan kehebatannya. Dia justru membungkukkan bahunya dan sujud. Sungguh, karakter rajin dan rendah hati merupakan cermin manusia yang unggul.
Saudaraku, Boas pun sosok yg bijaksana, sosok yang kaya raya namun murah hati. Diam-diam, Boas mencari tahu tentang siapa Rut. Boas mencari tahu dari mana Rut dan bagaimana karakternya. Sungguh, ketika kita mau mencari pasangan, kita harus kenali dulu karakternya. Jangan asal jadian, jangan buru-buru. Ingat, mobil yg buru-buru punya potensi kecelakaan yg sangat besar. Sama halnya dengan hubungan, kalau buru-buru ya bisa celaka nantinya. Banyak hal penting yg harus diperhatikan dan yang terpenting ialah karakter. Saya salut dengan Boas karena dia pun ga terburu-buru. Boas bukan laki-laki yg dikendalikan oleh hawa nafsu. Dia adalah pria yg dipimpin oleh hikmat dan kebijaksanaan. Ada orang lain yg lebih layak untuk nebus Rut sebagai isteri dan Boas kontak dulu orangnya untuk nanya apakah dia mau nebus Rut atau engga, ternyata orang itu ga mau. Akhirnya Boaslah yg menebus Rut. Jadi cinta itu ga kemana. Jodoh itu ga akan batal kalau sudah Tuhan tetapkan. Rut itu milik Boas menurut ketetapan Tuhan. Cinta yang mereka bangun sungguh indah dan keren banget. Keduanya menunjukkan keunggulan. Boas itu pribadi yg ramah, yg sopan, bijaksana dan murah hati. Bukankah karakter ini yg diidamkan oleh para wanita? Mari kaum pria, kita tiru karakter Boas. Mari kita jadi pria yang mencerminkan karakter Kristus.
Puji Tuhan, hari ini kita sudah belajar
☆ Jadilah berani untuk meninggalkan hal yang berharga demi mengikut Allah yang sejati
☆ Jadilah wanita yang rajin dan rendah hati
☆ Jadilah pria yang ramah, murah hati, bijaksana dan sopan
Tuhan Yesus menopang kita. Amin 😇☀️❤️
Kutipan
Wanita yang rajin dan rendah hati sangat cocok dengan pria yang bijaksana dan murah hati
07-11-2022
RP
Komentar
Posting Komentar