Jangan Nyalahin

 Hakim-hakim 6:13 (TB)  Jawab Gideon kepada-Nya: "Ah, tuanku, jika TUHAN menyertai kami, mengapa semuanya ini menimpa kami? Di manakah segala perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib yang diceritakan oleh nenek moyang kami kepada kami, ketika mereka berkata: Bukankah TUHAN telah menuntun kita keluar dari Mesir? Tetapi sekarang TUHAN membuang kami dan menyerahkan kami ke dalam cengkeraman orang Midian."

Shalom, Saudaraku... Sebuah lagu berkata, "Kasih paling agung dari Tuhanku, korbankan diri-Nya agar ku ditebus."

Saudaraku, saat itu bangsa Israel kembali menjauh dari Tuhan dan melanggar perjanjian dengan Tuhan. Setiap perbuatan jahat dan tercela pasti menimbulkan konsekuensi. Jangan pikir Tuhan ga tahu. Jangan pikir Tuhan akan membiarkan kita. Tuhan akan hukum orang yg berbalik kepada dosa. Dia akan memberi pelajaran kepada setiap orang yg mencintai dosa. Kita pun harus belajar bahwa  hukuman Tuhan itu mengandung kasih. Dia mengasihi kita makanya saat kita menjauh dari Dia, kita dihukum, ditegur dan diajar. Harusnya kita bersyukur kepada Tuhan. Harusnya kita sadar dan insyaf akan setiap dosa dan pelanggaran kita. Tuhan itu bukan pribadi yg jahat. Tanamkan prinsip ini dengan  jelas dan teguh dalam diri kita. Tuhan itu panjang sabar, berlimpah kasih setia dan kemurahan.

Saudaraku, perhatikan apa yg Gideon katakan kepada Tuhan. Dia merasa kok Tuhan kasih kesusahan, kok Tuhan kasih musibah? Dia mendengar tentang nenek moyang bangsa Israel yg telah dituntun oleh Allah keluar dari tanah Mesir. Itu perbuatan yg hebat dan ajaib tapi kini dia merasa Tuhan telah membuang umat-Nya. Benarkah Tuhan membuang kita? Benarkah Tuhan sengaja mencelakakan kita? Tentu tidak. Sekali lagi, kita harus tanamkan dalam hati dan pikiran kita bahwa Allah adalah kasih. Kitalah yg jahat, kitalah yg buruk, kitalah yg bikin ulah. Tuhan ga pernah salah, Tuhan ga pernah keliru, Tuhan ga pernah lalai. Kalau kita alami kesusahan, itu bukan pertanda Tuhan jahat sama kita. Lebih baik kita mengintrospeksi diri, apa yg salah dengan diri kita? Minta Tuhan selidiki hati kita. Ingat, kecenderungan manusia itu bikin dosa. Manusialah yg harus sadar diri. Oiya, seringkali saat kita bersalah, kita nyalahin orang lain. Tak jarang kita juga nyalahin Tuhan. Ini pun jadi kecenderungan orang yg salah. Orang yg salah ingin menutupi kesalahannya dengan menyalahkan orang lain. Ini bahaya. Udah salah malah nyalahin orang lain. Dosanya jadi double, jadi ganda dan jadi makin banyak. Udah deh, kalau salah, ya akui salah. Mari mengakui dosa dan menyesalinya di hadapan Tuhan.

Saudaraku, ketika umat Israel yg dipimpin oleh Gideon mau kembali berbalik kepada Tuhan, maka Tuhan pun menaruh belas kasih bagi umat-Nya. Israel yg saat itu diserang oleh bangsa Midian kini balik menyerang Midian. Kok bisa? Karena Tuhan yang menyertai. Di sepanjang sejarah orang Israel, kita bisa melihat bahwa kemenangan Israel 100% bergantung kepada Allah. Kalau Allah sertai,.mereka pasti menang. Kalau Allah tidak menyertai, pasti mereka dipukul kalah. Ini pun menjadi pelajaran bagi kita. Kemenangan kita harus bergantung sepenuhnya kepada Allah. Jangan mengusahakan kemenangan pribadi. Ingat, barangsiapa mengandalkan kekuatannya sendiri atau orang lain, maka terkutuklah dia. Yang diberkati ialah mereka yg mengandalkan Tuhan, yg menaruh harapannya kepada Tuhan. Mereka akan seperti pohon yg ditanam di tepi aliran air, yg berbuah pada musimnya dan yg tidak layu daunnya; ia tidak akan takut menghadapi masa kekeringan sebab Tuhan selalu menyediakan pertolongan dan apa saja yg mereka perbuat berhasil. Sungguh, inilah yg harus kita lakukan, yaitu mengandalkan Tuhan sepenuhnya.

Puji Tuhan, hari ini kita sudah belajar
☆ Tuhan hukum umat-Nya ketika mereka menjauh sebab Tuhan mengasihi mereka
☆ Ketika kita salah, jangan nyalahin Tuhan atau orang lain. Sebaliknya akuilah dan minta ampun dosa.
☆ Kemenangan kita harus bergantung sepenuhnya kepada Allah

Tuhan Yesus mengasihi kita 

Kutipan
Kalau salah, ya akui salah dan bertobat, jangan malah nyalahin orang lain

04-11-2022
RP

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BERKAT YUSUF PART 4 (TERAKHIR)

PEMELIHARAAN TUHAN TIDAK PERNAH GAGAL 👣🍞✨

BANYAK PENASIHAT