Memperbaharui Komitmen
Yosua 24:24 (TB) Lalu jawab bangsa itu kepada Yosua: "Kepada TUHAN, Allah kita, kami akan beribadah, dan firman-Nya akan kami dengarkan."
Shalom, Saudaraku... Sebuah lagu berkata, "Aku dan seisi rumahku akan selalu menyembah-Mu, Tuhan dan Rajaku."
Saudaraku, akhir kitab Yosua menceritakan tentang pembaharuan perjanjian bangsa Israel kepada Allah. Kita perlu tahu bahwa daerah yg kini diduduki oleh bangsa Israel dulunya adalah tempat penyembahan berhala dan ilah asing. Bangsa Israel punya pengalaman pernah berdampingan dengan penyembahan dewa asing, yaitu di Mesir. Mesir itu bangsa yg kuat banget sama penyembahan berhala. Nah, kita harus waspada dan berhati-hati saat kita tinggal di daerah yang dihuni oleh penyembah berhala atau dulunya adalah tempat penyembahan berhala. Kenapa? Supaya kita tidak terseret dengan kuasa jahat yg bekerja di tempat tersebut. Kita harus berdoa lebih dulu di tempat kita berada, doakan kota dan daerah tempat kita tinggal dan kita pun perlu membaharui komitmen kita di hadapan Tuhan. Jangan sampai kita ikut-ikutan dengan gaya hidup para penyembah berhala. Untuk saat ini di wilayah perkotaan mungkin kita ga terpengaruh banyak sama praktik penyembahan berhala tapi berhala itu bisa kita artikan juga sebagai sesuatu yg menyita waktu dan perhatian kita begitu banyak, misalnya media sosial. Begitu banyak orang menjadikan tiktok, Facebook atau youtube sebagai berhala. Sebagian besar waktu dan perhatian tertuju ke HP yg berisi sosial media. Jangan sampai kita terseret pada hal demikian.
Saudaraku, penting sekali untuk memperdalam pengenalan kita akan Allah. Kalau pengenalan kita dangkal dan tidak bertumbuh, maka kita akan mudah diombang-ambingkan oleh pengajaran di luar sana. Ketika ada orang memberitakan ajarannya, kita mudah tertarik dan akhirnya ketarik. Nah, begitu banyak orang terseret pada ajaran yang melenceng karena kurangnya pengenalan akan Allah. Sebagian waktu yg kita miliki seharusnya didedikasikan untuk mengenal Allah lebih lagi. Jangan kita abaikan hal ini. Jangan juga cuma puas dengan pengetahuan kita saat ini. Hari demi hari kita harus belajar mengenal Tuhan. Kalau kita udah dibilang pinter sama orang lain, ya jangan puas diri, jangan berhenti mengenal Dia. Kenapa? Karena Allah itu tidak terbatas. Siapa yg sanggup mengenal Dia secara lengkap? Pendeta paling terkemuka pun tidak akan mampu sebab Dia memang tidak terbatas. Itu sebabnya kita perlu mengenal Dia lagi dan lagi, terus dan terus sampai mendalam. Itu juga akan memberi keuntungan bagi kita, yaitu kita akan memiliki iman yg teguh, jelas dan kuat. Kita akan jadi orang yg tidak ikut-ikutan tetapi jadi orang yg memberi teladan bagi sesama.
Saudaraku, saat iman kita mulai goyah, nda ada salahnya kita bikin pembaharuan iman. Seringkali kita alami masa kejatuhan. Hidup ini seperti roda. Kadang di atas, kadang di bawah. Nah, saat kita di bawah, baharui kembali komitmen kita di hadapan Tuhan. Kita harus ikrarkan kembali bahwa kita berjanji untuk setia hanya kepada Allah dan kita tidak akan pernah meninggalkan Tuhan. Mari miliki cinta kasih yg tidak pernah pudar kepada Allah. Jangan pernah berbalik dari Dia, baik itu iman kita maupun cara hidup kita. Bisa saja kita tetap mengaku Kristen, tapi cara hidup kita mulai berubah, kita jadi jahat, cuek dan buruk. Itu pun mendukakan Roh Kudus. Jangan pernah kita berubah jadi lebih buruk dan membiarkan dia turun secara kualitas. Itu sebabnya penting bagi kita untuk membaharui komitmen, menyatakan bahwa, "Tuhan Yesus, Engkaulah Penguasa dalam hidupku." Ketika Dia menjadi Tuhan, maka kita harus taat terhadap segala perintah-Nya dan kita mau hidup seturut kehendak-Nya. Mari kita terus mencerminkan Kristus.
Puji Tuhan, hari ini kita sudah belajar
☆ Jangan biarkan kita melakukan praktik penyembahan berhala
☆ Dalami terus pengenalan kita akan Tuhan
☆ Baharui komitmen kita kepada Allah
Tuhan Yesus mengasihi kita. Amin 😇❤️🤍
Kutipan
Memperbaharui komitmen akan mencegah supaya kita tidak goyah
02-11-2022
RP
Komentar
Posting Komentar