BERSIKAP BAIK & BERPIKIR POSITIF

(Kej 45:5) Tetapi sekarang, janganlah bersusah hati dan janganlah menyesali diri, karena kamu menjual aku ke sini, sebab untuk memelihara kehidupanlah Allah menyuruh aku mendahului kamu.


Shalom Saudaraku, apa kabarnya hari ini? Kiranya kita selalu limpah dengan ucapan syukur ya..


Saudaraku, Yusuf adalah orang yang baik, baik banget. Super duper dah… Dia yang dulunya teraniaya, dibuang dan dijual telah berubah. Mestinya dia yang dihibur, mestinya dia yang ditolong tapi nyatanya dia yang menghibur dan dia yang menolong saudara-saudaranya. Haleluya haleluya haleluya… Mungkin saat ini engkau pun sedang dianiaya, dibuang dan direndahkan oleh orang lain tapi suatu saat nanti engkau akan mengasihi mereka, menghargai mereka dan menolong mereka. Tidak ada dendam di dalam kekristenan, tidak ada akar pahit di dalam Kristus. Kejahatan yang orang lakukan kepada kita adalah bahan baku yang harus diolah oleh kita menjadi suatu kekuatan untuk mengampuni sebab ada kuasa Kristus yang memerintah atas diri kita. Pikirkan, siapa yang pernah menyakitimu? Sudah dapat namanya kan? Yok ampuni dia, hiburkan dia dan kasih penguatan baginya.


Saudaraku, Yusuf mengatakan kepada mereka untuk tidak bersusah hati dan tidak menyesali diri. Ini luar biasa banget. Mereka yang telah berdosa di masa lalu tetapi telah berubah menjadi pribadi yang baik di masa kini harus bersyukur sebab mereka akan beroleh penghiburan dari Sang Maha Agung. Kini Yusuf tahu isi hati saudara-saudaranya. Mereka tidak lagi kejam dan bengis seperti 22 tahun yang lalu. Kini mereka telah jelas-jelas mengasihi Benyamin dan menghormati ayahnya Yakub. Itu yang membuat Yusuf mengatakan “Jangan bersusah hati dan jangan menyesali diri.” Orang baik adalah orang yang tidak menyimpan kebencian lagi di dalam hatinya. Sesakit-sakitnya dia disakiti, dia tetap akan mengasihi saudaranya. Inilah hati yang dihuni oleh Roh Kudus. Inilah tanda hidup dari orang yang sudah lahir baru. Hatinya suka menghibur sebab ia tahu bahwa  di dalam hatinya ada Roh Penghibur.


Saudaraku, orang benar itu akan bersikap positif apapun kondisinya. Yusuf menyatakan bahwa ada rencana Allah yang indah saat ia dijual ke Mesir. Orang negatif dan fasik pasti berpikir buruk ketika ia dijual, ditolak dan alami kegagalan. Tapi Yusuf tidak begitu. Dia tahu bahwa ada rencana yang besar dari Allah meskipun ia dijual oleh saudara-saudaranya. Yusuf menyadari bahwa kedatangannya ke Mesir adalah untuk memelihara kehidupan dunia. Perjalanannya ga mudah dan ga bisa dipahami oleh akal pikiran. Dia alami jalan turun, difitnah, dilupakan tapi di waktu yang indah, dia langsung diangkat jadi penguasa atas tanah Mesir. Inilah berkat dari berpikir positif. Jangan dikurung oleh pikiran negatif, pikiran buruk tentang keadaanmu saat ini. Mari berpikir positif ketika kita dituduh, difitnah, dilupakan dan direndahkan. Kondisi dan keadaan bisa buruk tapi pikiranmu ga pernah boleh buruk. Pikiranmu harus ada dalam Kristus, sehingga apa saja yang benar, yang suci, adil, manis, sedap didengar dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.


Puji TUHAN, hari ini kita sudah belajar dan mau menerapkan 3 hal, yaitu 

1. Saya mau menjadi pribadi yang berbuat baik kepada orang yang pernah merendahkan dan menganiaya saya.

2. Saya mau tidak pernah mau menyimpan kebencian dan akar pahit terhadap orang yang pernah berbuat jahat kepada saya.

3. Saya mau memikirkan segala sesuatu yang bersifat positif meski kondisinya negatif.

Tuhan Yesus menopang kita. Amin..


Kutipan

Dalam keadaan sulit dan buruk pun, aku mau tetap berpikir positif.


06-01-2024

Rialdi Pasaribu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BERKAT YUSUF PART 4 (TERAKHIR)

PEMELIHARAAN TUHAN TIDAK PERNAH GAGAL 👣🍞✨

BANYAK PENASIHAT