JANGAN BOCOR MULUT YE..!

(Amz 20:19) Siapa mengumpat, membuka rahasia, sebab itu janganlah engkau bergaul dengan orang yang bocor mulut.


Shalom, Saudaraku… Kasih-Nya seperti sungai, kasih-Nya seperti sungai di hatiku.. 


Saudaraku, kita harus belajar untuk menjaga ucapan. Alkitab mengingatkan bahwa lidah adalah suatu bagian tubuh kecil tetapi efeknya sangat amat besar. Bagai suatu setir kendali di kapal Titanic, meski kecil dapat mengarahkan kapal yang sangat amat besar. Kita harus jaga mulut, jaga ucapan, jangan bocor mulut. Sebagai mahluk sosial, kita akan cerita sama orang lain dan di balik cerita itu seringkali ada rahasia yang diungkapkan dan dinyatakan. Hal itu sifatnya privasi, hanya boleh diketahui antara kita dan dia. Nah, kita ga boleh ceritakan hal itu ke orang lain. Jangan jadi orang yang bocor mulut. Kalau kita bocor mulut, maka orang yang curhat amat kita bisa kecewa, sakit hati bahkan trauma. Dia akan kenak mental, ga berani lagi cerita ke siapapun, hanya bisa memendam, lalu alami stress, depresi kemudian bisa bunuh diri. Efeknya bisa berbahaya banget. Jadi, membocorkan rahasia adalah suatu kejahatan yang sangat mengerikan. Efeknya bisa berkepanjangan. Maka jangan jadi pengacau dengan membocorkan rahasia.


Saudaraku, kita pun harus bisa menjadi orang yang berintegritas dan bisa dipercaya. Kalau orang curhat sama kita, tolong jangan sampaikan cerita itu ke luar. Saya seringkali terima curhat yang sifatnya privasi namun saya ga akan pernah mau ceritakan hal itu ke luar. Ya, sedikit pun jangan kita bicarakan sebab kalau kita ngomong dikit tentang suatu rahasia, maka itu bisa bikin temen kita penasaran sehingga ia akan terus menggali informasi dari kita dan rahasia itu akan terungkap. Bahaya sudah…! 1 orang tahu, maka bisa nyebar ke 2 orang, ke 4 orang dan 100 orang bisa tahu. Ngeri dah, aib orang disebarluaskan dan jadi bahan gosip. Makanya kita harus bisa jadi orang yang dipercaya. Jangan sampai kepercayaan orang lain hilang dan orang jadi benci sama kita karena kita ga berintegritas, bermulut ember. HIndari, hindari mulut ember..! Jadilah penjaga rahasia. Bantulah orang lain dengan jadi pendengar yang baik sekaligus penyimpan  rahasia yang aman.


Saudaraku, ayat ini juga mengajarkan kita untuk memilih teman dengan bijaksana. Jangan berteman apalagi curhat sama orang yang bocor mulut. Bahaya dong kalau kita cerita sama orang yang ember mulutnya. Jangan ceritakan semua masalah apalagi rahasia kita ke sembarang orang. Ada sebagian kecil orang yang bisa kita percaya karena mereka dikenal punya integritas, kejujuran dan penguasaan diri yang baik. Berceritalah dengan orang yang dewasa rohani sebab selain menyimpan rahasia mereka juga bisa memberikan solusi dan nasihat yang bijaksana bagi kita. Masalah orang itu beragam, ada masalah keluarga, keuangan, hubungan dan lain sebagainya. Banyak hal sensitif dan privasi di dalamnya sehingga masalah ini sifatnya tertutup, hanya kalangan tertentu yang tahu. Ingat, curhat itu diketahui untuk diselesaikan, untuk diatasi dengan solusi yang bersumber dari firman TUHAN. Jangan pengen tahu doang terus ngegosip dan ga membuahkan solusi apapun. Jangan haus sama informasi, jangan jadi orang yang pengen tahu rahasia dan masalah pribadi orang lain. Jadilah orang yang berintegritas, cari teman yang baik dan bisa dipercaya ya..


Puji TUHAN, hari ini kita sudah belajar dan mau menerapkan 3 hal, yaitu 

1. Saya tidak mau membocorkan rahasia orang lain yang bersifat privasi. 

2. Saya mau menyimpan rahasia orang lain untuk menjaga integritas dan kepercayaan orang terhadap saya. 

3. Saya mau mencari teman dengan bijaksana sehingga bisa menemukan orang yang berintegritas, bisa dipercaya dan bertumbuh secara rohani. 

Tuhan Yesus menolong kita. Amin.. πŸ˜‡πŸ˜ŠπŸ™


25-08-2024

Rialdi Pasaribu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BERKAT YUSUF PART 4 (TERAKHIR)

PEMELIHARAAN TUHAN TIDAK PERNAH GAGAL πŸ‘£πŸž✨

BANYAK PENASIHAT