PENGEN HARTA CEPAT?

(Amz 20:21) Milik yang diperoleh dengan cepat pada mulanya, akhirnya tidak diberkati.


Shalom, Saudaraku.. Apa kabarnya hari ini..? Kiranya kita senantiasa dipenuhi oleh kasih dan kebaikan TUHAN ya.. 


Saudaraku, dalam memperoleh harta, kita harus perhatikan proses dan caranya bukan cuma pengen hasilnya yang enak. _Ada orang yang punya harta begitu banyak dan melimpah tapi proses mendapatkannya ternyata menyimpang dari kebenaran. Ada yang karena hasil menipu, mencuri dan korupsi. Ada juga yang dengan menyuap orang lain dengan uang sogok sehingga bisnisnya dibikin lancar, prosedurnya dipermudah dan lain sebagainya. Ia menempuh jalan pintas yang sebenarnya tidak diperbolehkan untuk mendulang dan menggulung kekayaan. Banyak orang cinta dengan uang dan menjadi hamba uang sehingga rela menginjak-injak kebenaran dan kejujuran demi kepuasan prbadi. Kita harus sadar dan peka terhadap tindakan menyimpang semacam itu. Jangan pernah kita jadi orang yang terlibat dalam kejahatan demi dapatkan uang banyak. Sungguh, kitab Pengkhotbah menyatakan bahwa harta yang banyak adalah kesia-siaan. Yang penting adalah takut akan TUHAN, artinya kita memperhatikan proses dan cara kita dalam memperoleh kekayaan. Jangan licik, jangan bohong, jangan menipu..!_


Saudaraku, kalau seseorang peroleh harta dengan cepat dan instan dengan cara yang menyimpang, maka TUHAN tidak akan berkati harta orang itu. Mungkin dia dapat pujian dan apresiasi dari banyak orang di sekitarnya karena kekayaan yang dia miliki tetapi TUHAN sama sekali tidak memuji apa yang dia capai. TUHAN malah jijik dan ingin menghukum orang itu..! Percuma dipuji karena kaya raya oleh 10 ribu orang kalau TUHAN sendiri tidak berkenan. Kita harus sungguh-sungguh perhatikan cara dan proses kita dalam memperoleh harta. Jangan sampai licik, jangan mengabaikan kebenaran untuk bisa kaya dengan instan. Kita harus hargai proses, kita harus lalui tahapan yang benar. Orang yang cinta uang seringkali abaikan kebenaran. Asal uang banyak di kantorng, di dompet dan di rekening, ga masalahlah..! Yang dia utamakan cuma nafsu kekayaan dan ia menaruh rasa aman pada kekayaannya. TUHAN akan segera hukum orang itu..!!


Saudaraku, banyak orang terburu-buru, pengen cepet-cepet. Mari kita hargai proses..! Banyak orang terburu-buru, kebelet pengen jadi sultan karena melihat postingan status dan story di media sosial yang mencerminkan kekayaan dan kelimpahan. Mereka disuguhi dengan pemandangan yang enak, melimpah dan mewah. Hati mereka jadi terikat dengan kekayaan itu tanpa mikirin proses dan cara mendapatkan kekayaan yang begitu limpah. Di balik kekayaan itu ada air mata, keringat atau bahkan darah yang tercurah. Ada banyak perjuangan dan pengorbanan untuk sampai ke titik sejahtera dan kaya raya. Kita jangan cuma pengen hartanya lalu mengabaikan proses dan cara yang benar. Kita harus utamakan kebenaran dari pada kekayaan supaya ketika kita beroleh harta, maka kita bisa mengelolanya dengan bijaksana. Kita tidak menjadi sombong, tidak terikat hatinya dengan uang dan tidak menjadi hamba uang. Kita harus prioritaskan TUHAN dari pada uang. TUHAN akan berkati dan berikan harta menurut kemampuan dan hikmat yang kita miliki. TUHAN akan berikan harta agar kita bisa mengelolanya sehinga bisa jadi berkat bagi banyak orang.


Puji TUHAN, hari ini kita sudah belajar dan mau menerapkan 3 hal, yaitu 

1. Saya mau memperoleh harta dengan cara dan proses yang benar, tidak licik dan tidak menipu.

2. Saya tidak mau dipuji karena kaya raya yang diperoleh dengan salah. Saya mau mengutamakan perkenanan dari TUHAN.

3. Saya mau mengelola uang dengan bijaksana dan mengutamakan kebenaran lebih dari pada kekayaan.

Tuhan Yesus menopang kita. Amin.. 😇😃😊


Kutipan

Kebenaran jauh lebih penting dari pada kekayaan sehingga saya mau lalui cara dan proses yang benar dalam memperoleh kekayaan.


27-08-2024

Rialdi Pasaribu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BERKAT YUSUF PART 4 (TERAKHIR)

PEMELIHARAAN TUHAN TIDAK PERNAH GAGAL 👣🍞✨

BANYAK PENASIHAT