SAYANGI AYAH DAN IBU
(Amz 20:20) Siapa mengutuki ayah atau ibunya, pelitanya akan padam pada waktu gelap.
Shalom, Saudaraku… Apa kabarnya hari ini? Kiranya kita dipenuhi sukacita dan damai sejahtera dari TUHAN ya..
Saudaraku, ayah dan ibu adalah sosok yang harus kita hormati, hargai dan sayangi. Jangan pernah menghina atau merendahkan orang tua karena menilai orang tua sudah kolot, ketinggalan zaman, ga bisa ngerti kondisi kita atau punya pandangan yang berbeda di dalam hidup. Kita harus menjaga sopan santun kepada orang tua kita. Tetaplah sayangi ayah dan ibu dengan mengucapkan hal-hal yang baik, yang manis, yang menyenangkan. Orang tua yang sudah melahirkan kita dari kecil sampai besar adalah sosok yang sangat mengasihi kita, menyayangi kita dengna tulus, ikhlas dan murni. Orang tua sayang kita banget dan ketika kita sudah mengerti banyak hal, inilah waktunya kita membalas budi, mengucap syukur atas kasih orang tua yang sudah kita terima selama ini dan ini adalah waktunya berbakti, berbakti dan berbakti. Jangan sampai kita meremehkan nasihat orang tua. Kita harus berbakti, menghormati dan menyayangi orang tua. Doakan orang tua terus-menerus agar selalu sehat, panjang umur dan terutama makin dekat dengan TUHAN.
Saudaraku, ada di luar sana orang yang menghina dan merendahkan orang tuanya. Anak-anak ini suka berontak, melawan dan menggertak orang tuanya. Mereka berlaku tidak sopan kepada ayah dan ibu yang sudah membesarkan dan memelihara kita sejak kecil. Ini sangat memilukan dan menyedihkan. Kita harus jaga etika kepada orang tua. Ketika orang tua bicara, kita harus sopan, dengarkan orang tua dengan saksama dan simpan nasihatnya di dalam hati dan pikiran. Banyak orang hormat kepada bos dan atasan di kantor tetapi meremehkan orang tuanya. Sungguh memilukan dan menyakitkan. Tidak patut kita bersikap sopan kepada para pejabat tetapi orang tua sendiri direndahkan dan disepelekan. Orang yang demikian akan menerima teguran dan hajaran TUHAN. Pada waktu gelap, pelita mereka akan padam dan mereka akan tersesat, terjatuh dan terperosok. Mereka akan menyesal, menangis dan meratap. TUHAN sangat keras kepada mereka yang berlaku buruk terhadap orang tuanya.
Saudaraku, kita juga harus mengamati bahwa penulis Amsal banyak menekankan hubungan kita dengan orang tua. Orang yang bijaksana pasti sayang orang tua, hormat dan menghargai ayah ibu. Saya salut dengan seorang pengusaha besar di Mayapada Group bernama Prof. Dato Tahir. Beliau orang yang sangat kaya dan memang masuk jajaran 10 orang terkaya di Indonesia dengan aset triliunan rupiah. Prof Tahir adalah seoarang anak TUHAN, orang Kristen dan ia sangat menghormati orang tuanya. Ia menyuapi ibunya sebelum berangkat bekerja. Ia meluangkan waktu untuk berbicara kepada ibunya yang sudah tua, renta dan sulit memahami. Namun begitu, kasih sayang dan rasa hormatnya tidak berkurang. Sekalipun banyak uang dan bisa saja menyerahkan seluruh tanggung jawab kepada pembantu untuk mengurus orang tua, namun ia tetap mau meluangkan waktu untuk mengasihi ibunya dengan memberi makan dan ngobrol. Salut sekali. Prof Dato memiliki pelita yang tidak pernah padam. Kasihnya kepada ibu adalah wujud ketaatannya kepada TUHAN yang memerintahkan kita untuk menghormati ayah dan ibu supaya lanjut umur kita di bumi ini dan bahagia hidup kita di tanah yang TUHAN berikan.
Puji TUHAN, hari ini kita sudah belajar dan mau menerapkan 3 hal, yaitu
1. Saya mau berbakti kepada orang tua yang telah mengasihi saya dengan tulus dan murni.
2. Saya tidak mau dihukum TUHAN karena berlaku tidak sopan terhadap orang tua.
3. Saya mau terus menghormati dan memperhatikan orang tua sebagai wujud ketaatan kepada TUHAN.
Tuhan Yesus menjamah kita. Amin.. πππ
Kutipan
Hormati dan sayangi orang tua, jangan pernah menghina ayah dan ibu apa pun alasannya.
26-08-2024
Rialdi Pasaribu
Komentar
Posting Komentar