TUHAN MAMPU MENGEMBALIKAN APA YANG HILANG 🙏✨

📖 Ezra 5:14 (TB) — "Juga perlengkapan emas dan perak dari rumah Allah, yang telah diambil oleh Nebukadnezar dari Bait Suci yang di Yerusalem dan dibawa ke dalam bait suci yang di Babel, diambil pula oleh raja Koresh dari bait suci yang di Babel itu, dan diserahkan kepada seorang yang bernama Sesbazar yang telah diangkatnya menjadi bupati."


Shalom, Saudara terkasih 🌿 Firman hari ini mengajarkan bahwa tidak ada sesuatu pun yang terlalu jauh atau terlalu lama hilang sehingga Tuhan tidak sanggup memulihkannya. Apa yang dahulu dirampas, dipermalukan, dan dianggap telah lenyap, dapat dikembalikan oleh Tuhan pada waktu-Nya.


Saudaraku, selama puluhan tahun, perlengkapan emas dan perak dari Bait Allah berada di Babel sebagai lambang kekalahan bangsa Israel. Peralatan yang dahulu dipakai untuk menyembah Tuhan kini tersimpan di kuil bangsa kafir. Secara manusia, mustahil benda-benda itu dapat kembali ke Yerusalem. Namun Tuhan bekerja dengan cara yang tidak pernah dibayangkan manusia. Dia menggerakkan hati Raja Koresh untuk mengeluarkan semua perlengkapan itu dan menyerahkannya kembali kepada Sesbazar agar dibawa pulang. Apa yang dahulu diambil oleh Nebukadnezar kini dikembalikan oleh Koresh. Hal ini membuktikan bahwa Tuhan tetap berdaulat atas sejarah. Raja-raja dunia boleh berganti, kerajaan boleh bangkit dan runtuh, tetapi tangan Tuhan tetap memegang kendali atas segala sesuatu. Tidak ada yang dapat menghalangi Dia ketika waktunya untuk memulihkan telah tiba. Ia memberikan penghiburan dan pemulihan bagi umat yang berbalik dan bertobat.


Saudaraku, perlengkapan Bait Allah bukan sekadar benda-benda berharga. Semua itu telah dikhususkan bagi Tuhan. Meskipun bertahun-tahun berada di Babel, tujuan Tuhan atas benda-benda itu tidak berubah. Demikian pula dengan hidup kita. Mungkin ada bagian dari hidup kita yang terasa telah "hilang" karena dosa, kegagalan, atau keadaan. Mungkin sukacita kita dirampas, semangat pelayanan kita padam, hubungan dengan Tuhan menjadi renggang, atau talenta yang Tuhan berikan lama tidak digunakan. Kabar baiknya, Tuhan adalah Allah pemulihan. Dia bukan hanya memulihkan keadaan, tetapi juga memulihkan tujuan semula yang telah Dia tetapkan bagi hidup kita. Apa yang telah dikhususkan bagi-Nya tidak pernah dilupakan oleh-Nya. Mari kita juga mempersembahkan hidup kita sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah, sebab itulah ibadah yang sejati.


Saudaraku, perhatikan pula bahwa Koresh tidak menyimpan perlengkapan itu untuk dirinya sendiri. Ia menyerahkannya kepada Sesbazar agar digunakan kembali bagi rumah Tuhan. Pemulihan dari Tuhan selalu memiliki tujuan yang lebih besar daripada sekadar membuat kita merasa senang. Tuhan memulihkan supaya kita kembali hidup bagi kemuliaan-Nya. Ketika Tuhan memulihkan kesehatan kita, itu agar kita dapat melayani-Nya. Ketika Dia memulihkan keluarga kita, itu agar keluarga kita menjadi kesaksian. Ketika Dia memulihkan talenta dan kesempatan kita, itu agar semuanya dipakai untuk membangun Kerajaan-Nya. Oleh sebab itu, marilah kita mempersembahkan kembali seluruh hidup kita kepada Tuhan. Sebab apa yang dipulihkan oleh Tuhan seharusnya kembali dipakai untuk memuliakan nama-Nya. Jangan pernah mencuri kemuliaan TUHAN tetapi marilah kita memusatkan kemuliaan bagi yang empunya kemuliaan, yaitu Kristus Yesus. Amin..


✝️ Tiga Komitmen Hari Ini:

1️⃣ Saya mau percaya bahwa Tuhan sanggup memulihkan apa yang telah hilang dalam hidup saya.

2️⃣ Saya mau menyerahkan kembali seluruh hidup dan talenta saya untuk dipakai bagi Tuhan.

3️⃣ Saya mau menggunakan setiap pemulihan yang Tuhan berikan untuk memuliakan nama-Nya.


📌 Kutipan Hari Ini:

"Tuhan tidak hanya mengembalikan apa yang hilang; Dia mengembalikannya untuk dipakai kembali bagi kemuliaan-Nya."


🗓️ Kamis, 23 Juli 2026

✍️ Rialdi Pasaribu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

JANGAN SUKA NIMBRUNG URUSAN ORANG LAIN

KEPEMIMPINAN YANG MEMBAWA BERKAT

PEMELIHARAAN TUHAN TIDAK PERNAH GAGAL 👣🍞✨