Postingan

HIKMAT UNTUK YANG BERKUASA πŸ›️❌🍷

πŸ“– Amsal 31:4–5 – “Tidak patut bagi raja-raja, hai Lemuel, tidak patut bagi raja-raja minum anggur atau bagi para pembesar mencari minuman keras, supaya jangan mereka minum dan melupakan apa yang telah ditetapkan dan menyimpang dalam memberi keadilan kepada semua orang yang tertindas.” Shalom, saudara terkasih… Kiranya kita sehat dan bahagia selalu di dalam TUHAN ya.. 🌿 Saudaraku, hari ini kita merenungkan satu lagi nasihat bijak dari ibu Lemuel: seorang pemimpin harus waspada terhadap apa yang dikonsumsinya, terutama hal-hal yang bisa mempengaruhi akal sehat dan keputusan. Minuman keras digambarkan di sini sebagai sesuatu yang bisa mengganggu keadilan dan melalaikan tanggung jawab. πŸ‘‘πŸ· Banyak orang suka berpesta, lalu larut dalam pesta pora yang memabukkan. Orang menjadi hilang kendali dan kurang waras ketika terlalu banyak meneguk minuman keras. Nampaknya enak, rasanya nikmat tetapi efeknya sangat berbahaya. Nama baik juga bisa tercemar kalau berprilaku buruk. Masa pemimpin mabuk-m...

WASPADA TERSERET PERZINAHAN πŸ’”πŸ‘‘

πŸ“– Amsal 31:3 – “Jangan berikan kekuatanmu kepada perempuan, ataupun jalanmu kepada perempuan-perempuan yang membinasakan raja-raja.” Shalom, saudara terkasih… Kiranya kita sehat selalu dan semangat yaa.. 🌼 Saudaraku, nasihat dari ibu Lemuel kali ini sangat tajam dan penuh perhatian. Ia mengingatkan anaknya—seorang pemimpin—untuk tidak menggunakan kekuatan, perhatian, dan waktunya untuk sesuatu yang merusak, khususnya gaya hidup yang dikuasai nafsu dan godaan perempuan-perempuan yang menyesatkan. 🧲 Ini bukan peringatan terhadap perempuan pada umumnya, tetapi terhadap hubungan yang salah, yang bisa menghancurkan reputasi, integritas, bahkan masa depan seseorang. Meskipun Lemuel sudah menduduki posisi yg sangat tinggi, yakni sebagai raja, namun nasihat tetap perlu diberikan kepadanya. Banyak raja mulai oleng dan goyah saat diterpa godaan hawa nafsu wanita. Sudah banyak uang, jabatan tinggi dan kuasa besar seringkali menjerat raja untuk jatuh dalam dosa perzinahan. Ini harus diwaspadai....

NASIHAT IBU YANG BIJAKSANA πŸ’¬πŸ‘©‍🦳

πŸ“– Amsal 31:1–2 – “Inilah perkataan Lemuel, raja Masa, yang diajarkan ibunya kepadanya. Apa yang akan kukatakan, anakku, anak kandungku, anak nazarku?” Shalom, saudara terkasih… Kiranya kita senantiasa bertumbuh di dalam TUHAN🌷 Saudaraku, hari ini kita membaca bagian yang istimewa dalam Amsal: seorang ibu memberikan nasihat bijaksana kepada anaknya yang adalah seorang raja. Bukan hanya sekadar ibu biasa, tetapi seorang ibu yang peduli, penuh kasih, dan memiliki hikmat dari Tuhan. Ia memanggil anaknya dengan kata-kata penuh kehangatan: anakku… anak kandungku… anak nazarku. Ini menunjukkan bahwa nasihatnya bukan asal-asalan, tapi lahir dari kasih yang dalam dan doa yang panjang. πŸ™❤️ Seorang ibu harus tekun mendoakan anaknya sekalipun anaknya bukan lagi anak kecil. Anak sudah usia 40 tahun pun tetaplah anak ibu yang dulunya pernah bayi dan pernah ada di dalam rahim ibu. Itu sebabnya peran Ibu sangatlah besar dan penting. Tidak ada masa cuti dan pensiun bagi ibu untuk mendoakan anaknya. ...

BELAJAR MENGENDALIKAN DIRI

πŸ“– Amsal 30:33 (TB) – “Sebab kalau susu dikocok, keluarlah mentega, kalau hidung ditekan, keluarlah darah, dan kalau marah dipancing, keluarlah pertengkaran.” Shalom, saudara terkasih… Kiranya kebaikan Tuhan mengiringi langkah kita senantiasa 🌼 Saudaraku, firman Tuhan hari ini mengajak kita untuk merenungkan pentingnya mengendalikan emosi. Seperti halnya susu yang dikocok akan menghasilkan mentega, dan hidung yang ditekan akan mengeluarkan darah, maka amarah yang terus dipancing akan berujung pada pertengkaran. πŸ”₯ Ini adalah pengingat agar kita berhati-hati menjaga sikap, terutama dalam hal emosi dan reaksi kita terhadap orang lain. Jangan jadi pemicu kemarahan orang lain. Saat kita mengejek, menghina dan menghakimi orang lain, maka mereka bisa marah dan balas dendam kepada kita. Oleh karena itu, jangan bikin keributan. Jangan bikin onar. Kita tidak boleh menjadi inisiator dalam menciptakan pertengkaran. Saudaraku, kadang kita tergoda untuk membalas kata-kata pedas dengan kemarahan, a...

RENDAH HATI DI HADAPAN TUHAN

πŸ“– Amsal 30:32 (TB) – “Jikalau engkau menyombongkan diri, tanpa berpikir, atau merencanakan yang jahat, tekapkanlah tangan pada mulutmu!” Shalom, saudara terkasih… Engkau sungguh berharga di dalam TUHAN dan biarlah kita memancarkan kemuliaan TUHAN senantiasa ya… 🌿 Saudaraku, ada saat di mana kita terburu-buru bicara atau bertindak, lalu sadar bahwa apa yang kita lakukan berasal dari kesombongan atau niat yang tidak benar. Amsal hari ini mengajarkan sebuah sikap yang sangat penting: rendah hati dan menahan diri. 🀐 Kadang kita tidak sadar saat mulai menyombongkan diri, mengandalkan kekuatan sendiri, atau merendahkan orang lain lewat kata-kata. Tuhan mengingatkan: jika itu terjadi, lebih baik berhenti dan diam. Kita harus segera bertindak ketika kesombongan mulai mengintip di pintu hati. Segeralah diam, jangan bicara. Tutup mulut kita dan jangan bersuara. Seringkali satu perkataan sombong bisa memicu kecongkakan lainnya. Karena itu, lebih baik diam dari pada bicara lalu membesarkan diri...

MELANGKAH DENGAN BERWIBAWA

πŸ“– Amsal 30:29-31 (TB) – “Ada tiga hal yang gagah langkahnya, bahkan, empat hal yang gagah jalannya: singa, yang paling kuat di antara binatang, yang tidak mundur terhadap siapa pun; ayam jantan yang berlagak, kambing jantan, dan raja yang berjalan di depan rakyatnya.” Shalom, saudara terkasih... Kiranya kasih dan sukacita Allah selalu melimpah dalam hidup kita ya… πŸ•Š️ Firman Tuhan hari ini mengajak kita merenungkan tentang wibawa dan keteguhan langkah. 🦁 Amsal menyoroti empat makhluk atau tokoh yang melangkah dengan gagah—singa, ayam jantan, kambing jantan, dan raja. Mereka melambangkan keberanian, percaya diri, ketegasan, dan kepemimpinan yang tidak goyah. Ini bukan soal kesombongan, tetapi tentang berjalan dengan keyakinan di atas posisi dan identitas yang benar. πŸ’ͺ Kita harus belajar punya postur yang baik saat duduk, berdiri dan jalan. Saya jadi inget dengan murid les saya. Bapaknya adalah seorang pensiunan tentara. Ketika anaknya les keyboard, anaknya selalu diingatkan untuk dud...

KEGIGIHAN MEMBAWA KE TEMPAT TINGGI

πŸ“– Amsal 30:28 (TB) – “Cicak yang dapat kautangkap dengan tangan, tetapi yang juga ada di istana-istana raja.” Shalom, saudara yang terkasih… Salam sehat ya buat kita semua 🌼 Saudaraku, hari ini kita diajak merenungkan pelajaran hidup dari seekor binatang kecil dan sering kali dianggap sepele: cicak. 🦎 Ia mudah ditangkap, tidak punya kekuatan istimewa, dan tidak tampak menonjol. Tapi menariknya, ia bisa masuk sampai ke istana-istana raja. Apa artinya? Cicak menggambarkan kegigihan—ia terus bergerak, memanjat, dan bertahan, hingga bisa mencapai tempat tinggi, bukan karena kekuatan, tapi karena ketekunan dan kemampuan memanfaatkan celah kecil. 🏰 Siapa kita? Barangkali kita juga orang kecil. Saya jadi ingat seorang tokoh bernama Jack Ma. Dia ditolak jadi karyawan di lebih dari 20 perusahaan. Dia dihina, orang kecil yang kelihatannya tidak punya keahlian apa-apa. Tetapi dia tidak pernah menyerah. Orang kecil seperti Jack Ma ternyata bisa membuat aplikasi Alibaba, toko jual beli online s...