Postingan

Mengingatkan Terus-menerus

  Yeremia 44:4 (TB)  Terus-menerus Aku telah mengutus kepadamu semua hamba-Ku, para nabi, dengan mengatakan: Janganlah hendaknya kamu melakukan kejijikan yang Aku benci ini! Shalom, Saudaramu... Tak sekalipun Kau tinggalkanku, Kau menuntun langkahku! Hari ini kita akan belajar mengingatkan terus-menerus Saudaraku, Tuhan merupakan pribadi yg memperhatikan umat-Nya. Ini ditandai dengan perkataan "terus-menerus". Dia tidak hanya sekali mengingatkan orang Yehuda akan dosanya. Juga bukan hanya dua kali atau tiga kali. Tapi berkali-kali, banyak sekali. Utusan juga sudah menjalankan tugasnya. Mereka sampaikan pesan Tuhan. Apa respon bangsa ini? Alkitab mencatat, mereka tidak mau mendengarkan dan tidak mau memperhatikan 💔. Amarah dan murka Tuhan pun tercurah bagi umat yg keras dan bebal ini. Kalau ga bisa dibilangin, tanggung konsekuensinya. Jangan kira menetap dalam dosa ga akan terima ganjaran. Oh iya, hari ini enak enak aja, besok masih enak, tapi entar pasti dihukum oleh Tuhan...

Musuh yang menyelamatkan

  Yeremia 39:12 (BIMK)  "Pergilah mencari Yeremia, dan jagalah dia baik-baik. Jangan apa-apakan dia; lakukanlah apa yang dimintanya." Shalom, Saudaraku.... Ajaib Kau Tuhan penuh kuasa sanggup pulihkan keadaanku. Hari ini kita akan belajar musuh yg menyelamatkan. Saudaraku, ini ayat yang keren sekali. Ini merupakan perkataan Nebukadnezar, raja Babel. Babel waktu itu sedang menghancurkan Yerusalem dan bangsa Yehuda. Bangsa ini dihukum oleh Tuhan karena kedegilan dan ketidaktaatan mereka. Yeremia aman di tangan musuh Yehuda. Ini ajaib. Ini menakjubkan. Yeremia adalah orang penting di Yerusalem tapi ga dibunuh oleh pasukan Babel. Ini cara Tuhan yg ajaib sekali. Kita bisa aman di tangan musuh loh kalau Tuhan berkehendak. Kita pikir musuh akan menghancurkan dan membinasakan kita, tapi siapa sangka Tuhan bisa pakai musuh kita untuk menyelamatkan dan mengamankan kita? Ini cara Tuhan yg luar biasa. Bagi orang yg percaya dan setia kepada Tuhan, kejutan-kejutan dahsyat tak terpikirkan...

Keluarga yang Melayani

  Yeremia 35:19 (TB)  maka beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Keturunan Yonadab bin Rekhab takkan terputus melayani Aku sepanjang masa." Shalom Saudaraku...!! Bersama keluargaku melayani Tuhan, bersatu selamanya mengasihi Engkau... Hari ini kita akan belajar menjadi keluarga yg melayani. Saudaraku, indah sekali kalau setiap anggota keluarga melayani Tuhan. Ini merupakan keluarga idaman. Sungguh luar biasa sekali ketika aku dan seisi rumahku melayani Tuhan dan beribadah kepada-Nya. Sungguh, ini sangat baik di mata Tuhan. Saudaraku, kita perlu jadi bagian dari keluarga pelayan. Kita sudah menerima kasih yg begitu besar dari Tuhan Yesus. Kita tidak mampu membalas kasih-Nya. Kita hanya bisa mengucap syukur atas kasih dan kemurahan-Nya. Salah satu caranya ialah dengan melayani Tuhan. Jangan puas kalau hanya diri kita yg melayani. Kita perlu ajak, bawa dan libatkan keluarga kita untuk melayani Tuhan. Ajak anak, ayah, ibu, adik dan kakak untuk jadi pelayan Tuhan. Ki...

Nabi Palsu

  Yeremia 28:15 (TB)  Lalu berkatalah nabi Yeremia kepada nabi Hananya: "Dengarkanlah, hai Hananya! TUHAN tidak mengutus engkau, tetapi engkau telah membuat bangsa ini percaya kepada dusta. Shalom, Saudaraku... Mungkin tak ku pahami apa yg kini aku alami namun ku tahu pasti kasih Allahku takkan berhenti. Hari ini kita akan belajar hati-hati terhadap nabi palsu. Saudaraku, tidak mudah untuk terima nubuat yang menyatakan pembuangan,, hukuman, penderitaan dan kesengsaraan. Kita ga suka dengan firman yg jenisnya kayak gitu. Kita mungkin lebih suka firman yg isinya bagus dan menenangkan. Kita maunya aman, damai, tentram dan ga ada gangguan di sana sini. Ya, itulah yg dialami oleh bangsa Yehuda saat itu. Mereka ini bangsa pemberontak, keras kepala dan ga mau bertobat. Udah diingatkan, tapi ga mau denger. Udah ditegur, tapi mengabaikannya terus. Yeremia pun menubuatkan hukuman atas Yerusalem. Akan ada kehancuran di Yerusalem, Bait Allah akan dirobohkan dan penduduknya akan ditawan ...

Berbaliklah

  Yeremia 26:3 (TB)  Mungkin mereka mau mendengarkan dan masing-masing mau berbalik dari tingkah langkahnya yang jahat, sehingga Aku menyesal akan malapetaka yang Kurancangkan itu terhadap mereka oleh karena perbuatan-perbuatan mereka yang jahat. Shalom, Saudaraku... Kami umat-Mu rendahkan diri, sujud dan berdoa, mencari wajah-Mu, berpaling dari jalan kami yg jahat.. Hari ini kita akan belajar berbalik kepada Tuhan. Saudaraku, setiap hukuman dirancang untuk mengganjar orang-orang jahat yg mengeraskan hati untuk menolak peringatan dan ketetapan Tuhan. Orang jahat tidak akan dibiarkan aman sepanjang hidupnya. Cepat atau lambat, pasti hukuman Allah akan menimpa orang itu. Namun, saya kagum sekali dengan perbuatan Allah. Jauh di dalam lubuk hati-Nya, Allah ingin agar kita bertobat dan berbalik dari jalan kita yg jahat. Dia tidak mau menghukum kita. Dia mau kita bertobat. Dia mau kita berbalik dari langkah kita yg jahat. Itu yg Dia mau. Dia tidak mau kita binasa oleh karena dosa....

Jangan Mengandalkan Manusia

  Yeremia 17:5 (TB)  Beginilah firman TUHAN: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN! Shalom, Saudaraku.... Tuhan Kaulah pengharapanku, ku percaya hanya kepada-Mu! Hari ini kita akan belajar jangan mengandalkan manusia. Saudaraku, ayat ini sangat tegas, lugas dan keras. Orang yg terkutuk ialah mereka yg akan kena musibah, kesusahan dan bencana. Siapa yg terkutuk? Mereka yg mengandalkan manusia. Wah, benarkah begitu? Ya, benar! Mengandalkan manusia di sini artinya ialah lebih percaya sama manusia daripada sama Tuhan. Ia terlalu bergantung dengan manusia. Orang seperti ini hampir tidak pernah berdoa. Dia hatinya jauh dari Tuhan. Tak jarang ia pun mengandalkan kekuatannya sendiri. Imannya sama sekali ga berhubungan dengan Tuhan. Bagi dia Tuhan itu nomor antrian ke sekian. Entah berapa. Atau bahkan dia ga percaya sama sekali kepads Tuhan. Dia hanya punya orang andalan yg dia percaya. Ini bahaya...

Menikmati Firman Dalam Kesengsaraan

  Yeremia 15:16 (TB)  Apabila aku bertemu dengan perkataan-perkataan-Mu, maka aku menikmatinya; firman-Mu itu menjadi kegirangan bagiku, dan menjadi kesukaan hatiku, sebab nama-Mu telah diserukan atasku, ya TUHAN, Allah semesta alam. Shalom, Saudaraku... Firman-Mu Tuhan penolong hidupku! Hari ini kita akan belajar menikmati firman Tuhan dalam kesengsaraan Saudaraku, saya pernah membaca satu kisah tentang seorang wanita yg lahir dengan penderitaan. Waktu kecil, ia pernah dioperasi lalu dokter melakukan kesalahan sehingga ia mengalami polio. Saat dewasa, ia menikah dan memiliki anak-anak. Ia ditinggal pergi oleh suaminya, lalu anaknya Paul meninggal. Ia merasakan luka yg mendalam. Dia membuat buku berjudul "The scars that have shaped me" alias "Luka yang yang telah membentuk aku". Kalau mau dijabarkan lebih lanjut, hidupnya diwarnai dengan penderitaan demi penderitaan. ia sengsara sekali. Ia harus hidup dengan kursi roda dan bergantung pada bantuan orang lain. Meski...